Monday, 13 May 2013

Tumbuhan yang Menginspirasi Nama Kota di Jakarta : Jakarta Pusat

Tidak dapat dipungkiri, nama-nama beberapa daerah di Indonesia terinspirasi dari nama tumbuhan khas di daerah tersebut. Tentunya tumbuhan yang diambil sebagai nama daerah adalah tumbuhan yang bermanfaat. Di Jakarta sendiri banyak sekali nama kota yang diambil dari nama tumbuhan khas Indonesia. Apa saja? Yuk check it out..!! ^_^

1.       Gambir
Gambir (Uncaria gambir Roxb.) adalah tumbuhan perdu setengah merambat dengan cabang yang panjang. Tumbuhan ini hidup di ketinggian sekitar  200-800 m di atas permukaan laut. 

Daun dan ranting Gambir biasanya direbus untuk kemudian air rebusannya di sedimentasi/dikeraskan.  Hasil sedimentasi itulah yang digunakan sebagai campuran kapur sirih untuk menyirih/menginang. 
Gambir mengandung sejenis flavonoid yaitu gambirin sebagai obat anti peradangan, katekin yang berguna sebagai anti oksidan, zat penyamak, dan sejumlah alkaloid. Kegunaan dari gambir diantaranya merangsang keluarnya getah empedu sehingga membantu kelancaran proses di perut dan usus. Fungsi lainnya yaitu sebagai campuran obat, seperti sebagai luka bakar, obat sakit kepala, obat diare, obat disentri, obat kumur-kumur, obat sariawan, serta obat sakit kulit (dibalurkan); penyamak kulit; dan bahan pewarna tekstil.

2.       Menteng
Menteng merupakan kawasan terkenal di Jakarta. Nama Menteng berasal dari salah satu tumbuhan, tumbuhan Menteng. Menteng atau Kemundung (Baccaurea racemosa) merupakan tumbuhan perdu yang hidup di dataran rendah sampai di ketinggian 1000 m di atas permukaan laut. 
Buah Menteng berbentuk seperti duku dengan kulit agak kemerahan dan daging buahnya berasa asam segar. Kulit batang Menteng dapat digunakan sebagai pewarna kuning atau lembayung untuk tekstil serta dapat mengobati mata bengkak. Buahnya dapat dimakan langsung, atau diolah menjadi rujak buah, sirup, atau asinan. Tumbuhan Menteng ini sangat cocok untuk tanaman peneduh.

3.       Kenari
Tinggi pohon Kenari (Canarium vulgare Leenh) dapat mencapai 45 m. Pohon ini hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1500 m di atas permukaan laut. 
Umumnya yang dimanfaatkan dari pohon Kenari adalah bijinya untuk bahan makanan. Selain biji, batang kenari juga mempunyai banyak kegunaan. Jika batangnya disayat maka akan menghasilkan getah (resin) yang dimanfaatkan untuk campuran varnish, parfum, balsam, obat gosok, dan pembersih rambut. Kayunya juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat perahu serta dayungnya.

4.       Bungur
Bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.) dapat hidup di dataran rendah sampai ketinggian 800 m di atas permukaan laut, dengan tinggi antara 10-30 m. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman peneduh. 
Mempunyai bunga malai berwarna merah muda keunguan. Selain sebagai tanaman peneduh, kegunaan lain dari Bungur adalah untuk pengobatan, antara lain bijinya dapat digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi, kulit kayunya untuk obat diare, disentri, dan kencing darah. Sedangkan daunnya yang mengandung saponin, flavonoid dan tanin digunakan untuk pengobatan kencing batu, kencing manis, dan tekanan darah tinggi.

5.       Cempaka Putih
Cempaka putih (Michelia alba Linn) atau di Jawa biasa disebut pohon kantil adalah pohon berkayu yang dapat tumbuh sampai ketinggian 30 meter. Cempaka sering dimanfaatkan sebagai bahan baku parfum, karena bunganya yang wangi. Kayu cempaka juga bermanfaat untuk bahan baku mebelair.

6.       Johar
Pohon berkayu dengan tinggi antara 2-30 meter ini termasuk ke dalam kelas polong-polongan dengan nama ilmiah Senna siamea. Pohon ini kerap digunakan sebagai tanaman peneduh karena jangkauan cabangnya yang lebar dan rimbun. 
Kayu Johar merupakan kayu kelas kuat yang disukai dalam pembuatan jembatan dan tiang bangunan. Selain itu, kayu Johar juga baik digunakan sebagai bahan baku pembuatan arang kayu. Daun dan buahnya menghasilkan zat penyamak. Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau. Akarnya dapat digunakan sebagai obat cacingan dan sariawan. 

Sumber gambar:
id.wikipedia.com
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=210
koperasicitraabadi.blogspot.com
egidino.blogspot.com
ivanindrapermana.blogspot.com
zaharagogreen.blogspot.com
www.arifast.com
madinniyahputripurlitta.wordpress.com
blog.vivooz.com
www.otdanews.com
www.padangekspres.co.id
princesssaccharifera.blogspot.com
rahmanandra.blogspot.com
andimanwno.wordpress.com
zazyu.blogspot.com
m.okezone.com
andypoernama091.wordpress.com
mianzhong.org.hk

8 comments:

  1. Banyak juga ya nama-anama tumbuhan yang dijadikan nama kota, ada lagi contohnya gandaria dll

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mama Cal-Vin... anda benaar.. hehe.. Ada beberapa sih baru saya tau namanya padahal sudah sering liat pohonnya.. hehehe

      Delete
  2. saya baru tau ada tumbuhan namanya menteng. hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, saya juga baru tau beberapa bulan yg lalu, tapi dulu sudah pernah makan, saya kira itu kokosan, cuma katanya menteng itu sama dengan kokosan mbak.. :)

      Delete
  3. walah, info baru nih, baru tau juga itu. sempat kepikiran sih dulu, tapi ga diseriusin nyari infonya. hihih
    nice sharing, mbak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk mba cari info lg, sy kan br jakpus.. yg lain belum, palagi yg dluar daerah... salam kenal :)

      Delete
  4. wkt kecil sy suka makan menteng, tp kl skrg kayaknya udah jarang, ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. jarang banget Mak, paling banyak di kebun raya Bogor, itu juga klo musim dan biasanya mentengnya bukan menteng yang manis.

      Delete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...